KONTAN. CO. ID – Jakarta. Pandemi corona menekan kondisi bisnis serta ekonomi. Namun, Santika Indonesia Hotels & Resorts tetap melihat jalan bisnis dan bakal melanjutkan ekspansi.

Santika Indonesia Hotels & Resorts siap ekspansi ke berbagai wilayah. Santika Indonesia Hotels & Resorts mengatakan tingkat okupansi hotel dengan berada di daerah penyangga kota besar, memiliki keterisian yang lebih baik dibandingkan kota besar.

Assistant Marcomm Manager dari Santika Indonesia Hotels & Resorts Prita Gero menyatakan, hal ini mampu disebabkan karena di beberapa praja besar masih memberlakukan PSBB dan menjadi red zone penyebaran virus COVID-19.

“Hotel-hotel di tier 2 dan 3 lebih baik lantaran sisi okupansi saat ini. Agak-agak di kota besar dikarenakan serupa masih red zone, masih tersedia PSBB, sehingga huniannya masih bertambah rendah, ” jelasnya kepada Kontan, Jumat (30/10) lalu.

Ia meneruskan, pihaknya juga sengaja membuka hotel baru di Bukit Tinggi, Sumatera Barat karena daerah tersebut hina penyebaran virus dan penduduk patuh protokol kesehatan. Dengan begitu, Gundukan Tinggi dinilai menjadi tempat dengan aman untuk berwisata.

Mengucapkan juga: Katalog promo Tupperware November 2020 terbaru, beragam potongan kehormatan & produk baru

Prita berkata, hotel Santika di Bukit Tinggi ini telah diresmikan pada 18 September morat-marit. Selain Bukit Tinggi, Santika Indonesia Hotels & Resorts juga bakal membuka lagi jaringan hotel Amaris di Tasikmalaya, Jawa Barat di pertengahan November ini.

“Jadi ada 2 properti yang kami tambah tahun ini. Ini merupakan penggambaran bahwa industri pariwisata dan hotel masih akan bertahan dan baik-baik saja di masa pandemi. Walau ada banyak yang menutup hotelnya, kami bisa membuka 2 hotel lagi jadi ini menjadi harapan baru untuk kita, ” berlanjut Prita.

Baca Selalu: 232 Pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki bantuan insentif pemerintah

gong2deng –>

Editor: Adi Wikanto

Categories:Info
Published on :Posted on