Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Handoyo.

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA . Sebanyak 59 negara diketahui melarang warga negara Indonesia untuk menyelap ke wilayahnya. Hal ini terkait dengan melonjaknya kasus positif covid-19 di Indonesia.

Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar mengatakan, bahwa sebagian tinggi negara di dunia masih menggunakan larangan perjalanan baik untuk warganya yang hendak ke luar negeri maupun warga asing yang bakal masuk ke wilayahnya.

“Termasuk Nusantara, Indonesia masih melarang warga negeri asing dari seluruh negara dalam dunia, kecuali yang memiliki KITAP dan KITAS dan juga dengan berkaitan dengan project strategis nasional, ” kata kata Mahendra di Rakornas Kadin, Kamis (10/9).

Mahendra menyebutkan, saat ini tiga negeri yaitu Korea Selatan, UEA, serta Tiongkok dengan kepentingan nasional business traveling masih dibolehkan masuk ke Nusantara. Di luar itu, pemerintah sedang melarang WNA masuk sejak April 2020 hingga saat ini.

Baca Juga: Pelaku usaha meminta Pemprov DKI Jakarta memberi stimulus dan relaksasi

Mehendra mengucapkan, saat ini pemerintah terus melaksanakan pemantauan lebih ketat. Menurut dia, pelarangan suatu warga negara untuk masuk ke negara lain saat ini memang terjadi. “Dan memang masih terus pemantauan lebih ketat, jadi pelarangan yang seperti itu berlaku universal. Itu adalah keterangan sampai saat ini, ” sebutan dia.

Sebagai informasi, sejumlah Negeri di dunia melarang warga Nusantara masuk ke wilayahnya. Seperti Malaysia yang belum lama ini mengumumkan terkait pelarangan tersebut untuk WNI termasuk pekerja migran Indonesia.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menaikkan semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa dimanfaatkan berbelanja di KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong9deng –>
VIRUS CORONA

gong9deng –>

Categories:Info
Published on :Posted on