Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus melakukan pengawasan terhadap kongsi asuransi. Pengawas Eksekutif OJK Rianto menyatakan sejak 2006 hingga 2019, regulator telah membubarkan 39 perusahaan asuransi dan reasuransi.

Rinciannya sebanyak 25 asuransi umum, 13 asuransi jiwa, dan 1 reasuransi. Pencabutan izin itu berkaitan dengan kesehatan keuangan dan penggabungan usaha.

“Berdasarkan data, diketahui bahwa sebagian luhur pencabutan izin usaha karena kesehatan keuangan perusahaan. Kondisi ini membuktikan GCG ( Good Corporate Governance ) perusahaan adalah bagian yang harus menjadi mengindahkan utama perusahaan agar terus berkecukupan tumbuh dan berkembang, ” perkataan Rianto secara daring pada pasar lalu.

Baca Juga: Miliaran rupiah permintaan asuransi jiwa terkait Covid-19 sudah dibayarkan

Ia melanjutkan, tata kelolaan asuransi menjelma kunci utama bagi perusahaan mengarahkan bisnis. OJK akan memantau kesehatan perusahaan yang tecermin dari RBC maupun modal inti.

Bila tidak sesuai ketentuan, regulator akan menyelenggarakan berbagai pendapatan agar memenuhinya. Pembatalan izin usaha akan ditempuh sebab OJK, bila tidak mau menutup aturan yang berlaku.

“Saat tersebut, perusahaan asuransi yang dikategorikan punya masalah keuangan, ini diupayakan supaya jadi sehat, dengan masuk di pengawasan khusus di pengawasan OJK IKNB (industri keuangan non-bank), ” pungkas Rianto.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Kamu akan menambah semangat kami buat menyajikan artikel-artikel yang berkualitas serta bermanfaat.

Sebagai petitih terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong9deng –>
ASURANSI

gong9deng –>

Categories:Info
Published on :Posted on