Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

KONTAN. CO. ID berantakan KABUL . Taliban di dalam Rabu mengatakan mereka tidak akan lagi berpartisipasi di dalam pembicaraan damai untuk Afghanistan sampai semua pasukan dengan dipimpin AS menarik muncul dari negara itu. Makin di tengah laporan kalau Presiden Joe Biden diperkirakan akan menunda tenggat periode 1 Mei selama empat bulan.

“Ini adalah sikap kami: sampai seluruh pasukan asing benar-benar menarik diri dari tanah tirta kami, Imarah Islam (nama pemerintah Taliban) tidak akan berpartisipasi dalam konferensi barang apa pun yang akan memproduksi keputusan tentang Afghanistan, ” kata juru bicara Taliban Mohammad Naeem kepada Arab News pada hari Rabu.

Patuh rencana yang diungkapkan oleh pejabat AS pada keadaan Selasa, Biden diperkirakan hendak menarik pasukan yang tersisa pada 11 September, bertepatan dengan peringatan ke-20 serbuan teroris yang memicu konflik terpanjang di Washington di dalam sejarah.  

Sejak menjabat, Biden mengatakan dia akan meninjau perjanjian Qatar, mengatakan dalam beberapa pekan terakhir bahwa akan menjelma “langkah sulit” untuk mengindahkan tenggat waktu 1 Mei.

Sesuai perjanjian, Taliban menghentikan serangan terhadap gerombolan pimpinan AS tetapi memajukan serangan terhadap pasukan pemerintah Afghanistan yang mengandalkan AS untuk dukungan udara dan intelijen, serta sumber gaya keuangan dan logistik.

Baca Serupa: Segera tarik pasukan dari Afghanistan, Biden: Saatnya untuk mengakhiri perang!

Taliban juga telah memperingatkan Washington tentang konsekuensi kalau memutuskan untuk memperpanjang batas waktu penarikan.

Pada beberapa bulan terakhir, pemerintah Presiden Ashraf Ghani mendesak Biden untuk menarik rombongan berdasarkan perjanjian berdasarkan perihal, tetapi tidak sebelum Taliban menyetujui gencatan senjata.

Juru bicara Ghani tak dapat dimintai komentar ketika dihubungi oleh Arab News pada hari Rabu.

Namun, Waheed Omar, penasihat Ghani, men-tweet pada keadaan Rabu bahwa Biden diperkirakan akan berbicara dengan kepala Afghanistan “dalam waktu dekat untuk secara resmi berbagi rincian rencana penarikan terakhir. ”

Dia menambahkan: “Sampai saat itu, awak tidak akan mengomentari detailnya. ”

Dalam tweet lain, dia berkata: “Kami akan menghormati setiap keputusan yang diambil oleh negeri AS sehubungan dengan gerombolan mereka. ANSDF (Pasukan Pertahanan Keamanan Nasional Afghanistan) sudah membela orang-orang kami dengan semangat tinggi selama besar tahun terakhir dan baru-baru ini melakukan hampir 98 persen operasi secara mandiri. ”

 

<! —

gong2deng –>

Editor: Handoyo.

. bg-color-linkedin background-color: #0072b1;

Categories:Info
Published on :Posted on